Selasa, 17 Apr 2018, 08:17:26 WIB, 953 View Administrator, Kategori : Disdik

PEKANBARU --SMP Juara Pekanbaru, Minggu (15/4/18), melaksanakan kegiatan sinergi bersama kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau yaitu Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dalam rangka pemberdayaan masyarakat dengan tema “Membangun Kewirausahaan Sosial Melalui seni merajut”. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan peluang usaha bagi para Ibu Juara. Tidak hanya memeberikan skil, tapi juga memberikan peluang usaha secara ekonomi. Kegiatan Merajut ini dibimbing langsung oleh Ibu Nurhayati Zen salah satu tim dosen dari Fakultas Tarbiyah dan keguruan, yang sekaligus sebagai pihak penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Kegiatan merajut ini dilaksanakan di SMP Juara Pekanbaru. Kegiatan dimulai pukul 08.00 – 12.00 WIB. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 Ibu-ibu juara dan juga diikuti oleh beberapa siswi juara. Kegiatan yang berlangsung dari pagi tadi hingga siang ini masih sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini.

Seperti yang disampaikan oleh Ibu Ruwaida. Ia mengatakan kegiatan ini sangat bagus sekali dalam mengisi waktu luang dan memberikan peluang usaha untuk tambahan keungan keluarga. 

"Acara ini hebat sekali dan sangat membanggakan," ujarnya.

Kegiatan ini sangat menguntungkan kedua belah pihak yaitu, pihak UIN dapat menyalurkan ilmu dan keterampilannya kepada Pihak SMP Juara dalam hal ini para Ibu-ibu juara. Diharap kegiatan ini akan terus berlanjut dalam bentuk yang berbeda ataupun keterampilan yang lain yang dapat menigkatkan skil para orangtua terkhusus dalam meningkatkan penghasilan keluarga.

Menurut kepala Sekolah SMP Juara Pekanbaru, Syahrul Padilah, SPd kegiatan sinergi merupakan program yang terus dikembangkan. 

"Sehingga banyak ilmu yang bisa diberikan kepada orang tua, siswa ataupun seluruh keluarga sekolah, harapan nya bisa meningkatkan mutu sekolah,” ungkapnya.

Kegiatan merajut ini tidak hanya sampai pelatihan ini saja, namun sudah dibentuk jaring komunikasi dan kedepannya akan diadakan pemantauan dan mentoring untuk hasil karya rajutan lebih baik dan bisa dipasarkan di masyarakat luas. (Kominfo3/RD1)





Tuliskan Komentar